Jumat, 03 Oktober 2014

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN

Kepemimpinan dan manajemen adalah dua istilah yang acap kali membingungkan. Apakah perbedaan diantara keduanya?
John Kotter dari Harvard Business School menyatakan bahwa manajemen terkait dengan usaha untuk menangani kompleksitas. Manajemen yang baik menghasilkan keteraturan dan konsistensi dengan cara mempersiapkan rencana formal, merancang struktur organisasi yang kuat, dan memonitori hasil berdasarkan rencana. Sebaliknya, kepemimpinan berkaitan dengan perubahan. Pemimpin menentukan arah dengan cara mengembangkan suatu visi masa depan; kemudian mereka menyatukan orangt-orang dengan mengkomunikasikan visi ini dan menginspirasi mereka untuk mengatasi berbagai rintangan.

STUDI KASUS
DARI KOLEGA MENJADI PENGAWAS
Cheryl Kahn, Rob Carston, dan Linda McGee memiliki kesamaan. Mereka semua di promosikan untuk menduduki posisi manajemen di organisasi mereka. Masing-masing memandang transisi tersebut sebagai sebuah tantangan.
Cheryl Kahn dipromosikan menjadi direktur katering di restoran Glazier Group di New York City. Dengan promosi tersebut, ia sadar bahwa segalanya tidak akan sama lagi. Ia tidak bisa lagi ikut bergosip atau membiarkan karyawan yang datang terlambat. Ia mengatakan bahwa peran barunya itu menakutkan. “Awalnya, saya merasa seperti sebuah buldoser yang menggilas semua orang, dan itu tidak menyenangkan. Saya berkata ‘mau caraku atau keluar’. Dan lupa bahwa teman-teman saya juga berada dalam peralihan tersebut.” Ia mengakui bahwa gayanya ini menjauhkannya dari hampir semua orang yang bekerja dengannya.
Rob Carston, seorang manajer teknis di IBM di California, berbicara tentang ketidakpastian yang ia rasakan setelah dipromosikan dari seorang pemrogram junior menjadi seorang manajer. “Sungguh merupakan suatu yang sulit ketika tiba-tiba harus memberikan pengarahan kepada rekan-rekan  kerja, sebab hanya sehari sebelumnya Anda adalah salah satu dari mereka. Anda berusaha untuk berhati-hati agar tidak menyinggung siapa pun. Aneh rasanya masuk ke sebuah ruangan dan semua percakapan berubah. Orang tidak akan bersikap sama terbukanya dengan Anda ketika anda menjadi atasannya.”
Linda McGee sekarang adalah direktur Medex Insurance Services di Baltimore, Maryland. Ia mengawali kariernya sebagai seorang representatif layanan pelanggan di perusahaan tersebut, kemudian melompati rekan-rekan kerjanya berkat serangkaian promosi yang didapatnya. Kenaikkannya yang cepat itu menimbulkan beberapa masalah. Rekan-rekan kerjanya “berkata ‘Oh, ini ia orang penting baru.’ Hanya Tuhan yang tahu apa yang mereka bicarakan di belakang saya.”

Dari ketiga orang ini dapat kita simpulkan bahwa banyak manajer baru yang membuat kesalahan dalam memilih gaya kepemimpinan yang tepat ketika mereka menduduki posisi manajemen. Pada kasus Cheryl, ia harusnya mengajak teman-temannya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Terlihat dari ‘mau caraku atau keluar’ bahwa Cheryl tidak mengikutsertakan partisipasi teman-temannya dalam pengambilan keputusan. Penggunaan partisipasi sangat penting sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan keputusan pengikut. Sedangkan pada kasus Rob, ia tidak memiliki kesiapan sebagai pemimpin. Ia tidak berorientasi pada tujuannya sebagai pemimpin tetapi cenderung memikirkan perasaan teman-temannya terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar